Korean street food

 Korean street food



Makanan jalanan di Korea Selatan secara tradisional dipandang sebagai bagian dari budaya populer di Korea. Secara historis, makanan jalanan terutama mencakup makanan seperti Eomuk , Bungeo-ppang dan Tteok-bokki . Jajanan jalanan telah dijual melalui berbagai jenis gerai ritel, dengan gerai baru yang terus berkembang seiring waktu. Akhir-akhir ini, jajanan kaki lima telah populer kembali di Korea Selatan, seperti di Pasar Malam di Taman Hangang, yang disebut "Pasar Malam Bamdokkaebi" (밤 도깨비 야시장). 

“Biasanya dijalankan oleh ahjusshi (아저씨) atau ahjumma (아줌마), atau pria dan wanita yang lebih tua, kios populer ini telah menjadi bagian integral dari budaya makanan Korea yang terkenal…” 

Tempat makanan jalanan yang populer

Busan : Pasar Kkangtong adalah pasar malam permanen pertama di Korea Selatan. Ada banyak makanan jalanan yang eksotis. Anda bisa mencicipi nasi kepal dengan daging babi Jepang dan kimchi , pangsit goreng ala Vietnam, mie goreng yang artinya mie goreng khas Indonesia, dan lain sebagainya. 

Myeong-dong : Myeong-dong sangat populer untuk makanan jalanan. Dari makanan tradisional seperti tusuk sate ayam hingga konsep makanan baru yang unik seperti kepiting biru goreng, kerang panggang dan banyak lagi. Makanan jalanan di Myeong-dong menjadi terkenal. Sebagian besar turis asing yang mengunjungi Myeong-dong membuat makan di warung. Ada 200 warung di Myeong-dong, setengahnya adalah warung makan. 

Noryangjin : Jajanan kaki lima Noryanjin terbentuk di sekitar pintu keluar 1 Noryangjin (Jalur kereta bawah tanah 1) tempat banyak pedagang kaki lima berkumpul. Pada jam makan siang kawasan ini ramai dikunjungi pelajar. Baru-baru ini Noryanjing menjadi populer di kalangan wisatawan setelah publisitas di media sosial dimulai oleh mahasiswa internasional.

Pasar Gwangjang  Jika Anda menyukai masakan Korea, jangan lewatkan untuk menyantap makanan Anda melalui Pasar Gwangjang Seoul yang berusia seabad. Sebagai salah satu pasar tertua yang terus berfungsi di seluruh Korea Selatan, ini adalah tempat yang tepat untuk menyerap budaya tradisional negara dan mencicipi makanan gastronomi, semuanya di satu tempat. 

Pasar Namdaemun - Pasar Namdaemun lahir sekitar tahun 1400-an dan dianggap sebagai pasar tertua di Seoul bersama dengan pasar terbesar yang membawa lebih dari 10.000 jenis kios yang berbeda. The Food Alley menawarkan berbagai hidangan Korea seperti jagung kukus, dakkochi (tusuk sate ayam) jokbal (kaki babi) dan banyak lagi. 

Pasar Malam Bamdokkaebi Seoul - Pasar Malam Bamdokkaebi Seoul dikenal sebagai kawasan budaya yang lebih internasional atau campuran di mana makanan dan barang berbeda berbenturan, menyatukan budaya inovatif. 

Macam macam Korea street food

1. Odeng


Odeng atau juga bisa disebut eomuk dan kue ikan ini merupakan jajanan khas Korea yang banyak dijumpai di pinggir jalan. Selain rasanya yang enak, odeng merupakan jajanan kaki lima sehingga harganya pun sangat terjangkau.

2. Bungeoppang


Bungeo-ppang adalah kue serupa wafel dengan bentuk ikan mas yang populer di Korea. Bungeo-ppang terasa manis legit karena diisi pasta kacang merah. Beberapa penjaja menawarkan bungeo-ppang yang diisi dengan krim custard, yang mana disebut “chou-cream bungeoppang”.

3. Sundae


Sundae adalah hidangan Korea yang umumnya dibuat dengan merebus atau mengukus usus sapi atau babi yang diisi dengan berbagai bahan. Hidangan ini adalah jenis sosis darah dan diyakini telah dimakan sejak lama. 

4. Twingim 



Goreng rendam adalah teknik memasak menggoreng dengan cara merendam atau membenamkan bahan makanan ke dalam lemak panas, misalnya minyak goreng. Maka menggoreng rendam sering kali dijelaskan sebagai teknik mengoreng dengan menggunakan minyak yang banyak, sehingga bahan makanan terendam sempurna.

5. Hotteok



Hotteok adalah panekuk berisi pasta kacang, dijual sebagai makanan jajanan Korea Selatan. Kue ini digoreng dengan minyak yang cukup banyak, enak dimakan sewaktu masih hangat sehingga populer sebagai kudapan sewaktu musim dingin.

6. Jipangyi ice cream

Jipangyi merupakan jajanan tradisional khas Korea. Dahulu tidak menggunakan es krim, namun kini banyak yang berinovasi dan ditambahkan es krim di atasnya. Dia pun menambahkan es krim yang akan ditaruh di atas cone tersebut memiliki berbagai rasa.

Jika Anda datang ke Korea. Anda bisa menemukan es krim ini di wilayah Insadong, Seoul. Terdapat empat varian rasa yakni vanila, stroberi, cokelat, dan green tea. Perpaduan cone yang renyah ditambah dengan dinginnya es krim dijamin membuat Anda ketagihan.

7. Dakkochi (닭 꼬치)



Dakkochi (닭 꼬치) adalah ayam panggang yang populer dengan tongkat. Seringkali dilapisi dengan saus yang kental, lengket, dan membuat ketagihan. Beberapa saus manis dan asin dan ada juga yang manis dan pedas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baju adat Korea