Makanan khas Busan
1. Dwaeji-gukbap (sup babi dan nasi)
Dwaeji-gukbap bisa dibilang sebagai salah satu makanan klasik di Busan. Konon, makanan penghangat badan ini tercipta pada saat Perang Korea di tahun 1950. Kala itu orang Korea melarikan diri dari pangkalan Angkatan Darat Amerika.
Sesuai namanya, sajian ini terdiri dari dari rebusan tulang dan daging babi yang disajikan bersama nasi. Agar lebih lezat, dwaeji-gukbap juga bisa disajikan bersama saus cabai, udang asin, daun bawang cincang Korea, dan kimchi yang membuat rasanya semakin segar menggugah selera.
2. Milmyeon Busan (mi dingin)
Bila biasanya mi disajikan dalam keadaan hangat, milmyeon khas Busan justru dihidangkan dengan siraman kaldu dingin. Perpaduan mie kenyal tipis dari tepung ubi jalar yang disiram kaldu daging dingin dengan rasa herbal yang kuat menciptakan cita rasa yang unik tapi tetap menggugah selera.
Sama seperti Dwaeji-gukbap, hidangan ini juga telah ada sejak masa Perang Korea puluhan tahun silam. Dibawa oleh pengungsi dari daerah utara Korea seperti Hemheung dan Pyeongyang, hingga kini milmyeon masih jadi favorit untuk hidangan musim panas. Sebagai pelengkap, mi dingin ini makin nikmat disantap bersama es serut yang segar.
3. Pajeon Dongnae (panekuk daun bawang)
Kini, pajeon dongnae masih jadi sajian kaki lima favorit pelancong lokal maupun internasional. Bayangkan saja perpaduan adonan tepung beras, telur, daun bawang, sayur, hingga aneka seafood yang gurih menjadi satu di mulut. Ya, makanan ini sangat cocok makan sembari mengelilingi keindahan kota Busan.
4. Hoe (ikan mentah)
Sebagai kota pelabuhan, Busan tentu punya banyak sekali hidangan berbahan dasar ikan, salah satu yang patut dicoba adalah hoe. Sekilas, hidangan ini mirip dengan sashimi karena memang sama-sama terbuat dari ikan segar yang diiris tipis. Setelah diiris, hoe akan disajikan dengan tambahan saus cabai merah dan cuka.
Di Busan, ada beberapa tempat yang bisa kamu kunjungi untuk menikmati hoe yang enak sambil melihat pemandangan indah. Seperti di dekat Pantai Gwangalli, Taman Subyeon, di pusat ikan Millenium Raw Fish Centre, atau mencicipi langsung ikan segar dari para haenyeo atau penyelam perempuan di kawasan Mipo yang tak jauh dari Pantai Haeundae.
5. Gomjangeo (belut laut)
Satu lagi hidangan laut yang wajib dicicipi di Busan, yaitu gomjangeo atau belut laut. Hidangan ini terbuat dari belut laut yang dilumuri bumbu khas Korea lalu dipanggang bersama aneka sayuran.
Pasar Jagalchi, Pasar Haeundae, hingga beberapa kawasan Busan seperti Suan-dong, Oncheonjang, dan Gijang, jadi beberapa tempat yang terkenal dengan sajian gomjangeo. Di Korea sendiri, orang-orang biasanya menyantap sajian belut pedas ini di atas api briket dengan segelas soju.
6. Mandu
Mandu adalah jenis pangsit yang dibuat dengan adonan tepung dan berisi daging yang dibumbui. Mandu adalah jenis masakan yang berasal dari Cina dan masuk ke Korea sejak zaman Dinasti Goryeo. Pada saat ini mandu dimakan pada setiap musim dingin dan perayaan tahun baru Seollal atau tahun baru Imlek






Komentar
Posting Komentar