Seoul Korea Selatan
Seoul
Seoul adalah ibu kota Korea Selatan yang berusia lebih dari 600 tahun dan hingga 1945, ibu kota dari seluruh Korea. Kota ini merupakan Kota Khusus Korea. Sejak berdirinya Republik Korea lebih dikenal dengan nama Korea Selatan pada tahun 1948, dia menjadi ibu kota negara, kecuali beberapa waktu pada masa Perang Korea.
Dengan 10 juta penduduk terdaftar yang hidup dalam area sebesar 605.21 km², Seoul merupakan salah satu kota terpadat di dunia. Kepadatannya telah membuatnya menjadi salah satu kota digital-kabel di dunia. Kota ini juga memiliki kendaraan terdaftar lebih dari 1 juta kendaraan yang menyebabkan kemacetan sampai lewat tengah malam. Bagian Seoul besar dan daerah komuter, termasuk dermaga kota Incheon dan daerah tempat tinggal Seongnam, adalah salah satu daerah terpadat di dunia.
Ada beberapa Transportasi di Seoul salah satu nya adalah
1. Kereta api
Kereta api diesel/listrik (Toung-il, Mugunghwa dan Saemaul),ketiga jaringan kereta rel ringan ini Menghubungkan Seoul dengan kota-kota di seluruh Korea Selatan seperti Incheon,Busan,Mokpo,Taegu dll.
2. Subway
Subway 10 jalur. Merupakan sarana transportasi di dalam kota dan kota-kota di sekeliling Seoul
3. Kereta api ekspres KTX
Menghubungkan Seoul dan Busan serta kota-kota besar di sepanjang jalur tersebut, antara lain Daejon, Daegu, dan Suwon, kereta api ini mengangkut penumpang dalam jumlah yang cukup besar.
Tidak kalah lagi Jaringan jalan tol. Jaringan jalan tol Korea Selatan merupakan salah satu yang terbaik di Asia dan di dunia. Jaringan jalan tol ini menghubungkan Seoul dengan semua provinsi di Korea Selatan,semua kota-kota besarnya dan hampir ke seluruh pelosok desa di Korea Selatan.
Terdapat dua bandara yang melayani penerbangan dari dan ke Seoul, yaitu Bandar Udara Internasional Incheon yang merupakan bandara terbaik se-dunia dan Bandar Udara Internasional Gimpo yang saat ini status internasionalnya dialihkan ke bandar Incheon.
Tempat yang wajib kamu kunjungi saat berada di Seoul Korea Selatan
1. Namsan tower
adalah destinasi wisata yang sangat populer dan merupakan salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi oleh setiap wisatawan. Menara ini juga merupakan tempat kencan populer di kalangan penduduk lokal.
Kebanyakan pengunjung menaiki kereta gantung Namsan untuk naik, lalu berjalan kaki sampai ke menara. Di menara ini terdapat toko oleh-oleh dan sebuah restoran di lantai bawah. Pengunjung harus membayar ketika naik ke atas menara. Terdapat empat balkon pengamatan (di balkon pengamatan ke-4, terdapat restoran berputar, dan berputar sekali selama 48 menit), dan juga toko oleh-oleh dan dua restoran di atasnya. Pengunjung dapat melihat hampir seluruh kota Seoul. Di dekatnya juga terdapat menara transmisi.
Namun yang paling terkenal dari tempat ini adalah Gembok Cinta.
N Seoul Tower memang populer sebagai tempat untuk memasang gembok cinta. Tren memasang gembok cinta ini semakin populer beberapa tahun belakangan ini berkat promosi yang baik oleh pemerintah Korea Selatan. Para pecinta drakor (drama korea) pasti aware dengan tempat ini karena beberapa kali ditampilkan dalam drama dan film, selain juga di dalam iklan komersial
Gembok cinta pada dasarnya adalah gembok biasa yang dipasang di hampir semua area di N Seoul Tower. Sebelum memasang sepasang gembok cinta di sini, biasanya pengunjung sudah menyiapkan gemboknya.
Jadi sudah dibawa sendiri, sudah ditulisi dengan nama dirinya dan pasangannya, mungkin dengan tambahan beberapa quote-quote cinta, sama wishes-wishes mereka tentang cinta.
Ada juga yang sudah ditempeli dengan foto dirinya bersama pasangan. Ritualnya adalah setelah kita memasang dan mengunci gembok di tempat yang kita inginkan, kunci gembok harus dilempar ke bawah gunung. Tradisi ini dipercaya sebagai doa agar rasa cinta pasangan yang namanya tertera di gembok itu akan bertahan dan abadi.
2. Cheonggyecheon
Cheonggyecheon (청계천) adalah sebuah aliran kali yang terletak di pusat kota Seoul, Korea Selatan. Kali Cheonggyecheon merupakan sungai buatan. Kali ini merupakan bagian penting dari sejarah kota Seoul. Pada tahun 1950-an, kali ini melambangkan kemiskinan yang dialami masyarakat Seoul dan pada dekade berikutnya (1960-an-1970-an) menjadi saksi keberhasilan industrialisasi dan modernisasi Korea Selatan. Proyek merehabilitasi kembali Kali Cheonggyecheon dimulai dari tahun 2003 sampai tahun 2005 oleh mantan wali kota yang kini adalah presiden Korea Selatan, Lee Myung-bak. Sebelumnya, kali ini ditutupi oleh jalan tol, tetapi dengan proyek tersebut, aliran airnya dikembalikan seperti sediakala. Saat ini Kali Cheonggyecheon merupakan salah satu lokasi wisata populer di Seoul, dengan 22 buah jembatan yang melintasinya.
Daya tarik sungai Cheonggyecheon
Tempat ini menjadi pusat keramaian di bulan Oktober. Puncak keramaian di tempat ini pada sore sampai malam hari di sepanjang 5,84 km. Cheonggyecheon semarak dengan adanya Cheonggyecheon Upcyle Festival Ryu yang diadakan dalam rangka peringatan 10 tahun restorasi kali dan dikelola pemerintah kota Seoul dan Ween. Lebih dari 100 karya seni dipamerkan di sepanjang 1 km kali ini. Titik awal dari Plaza Cheonggyecheon yang terkenal dengan air terjun mini Karya seni yang dipilih merupakan hasil kurasi dan karya daur ulang yang kreatif. Penataan karya seni tersebut membuat magnet Cheonggyecheon semakin kuat. Area pameran bukan hanya di kawasan pejalan kaki tetapi juga di bagian tengah sungai tempat air mengalir, di bawah jembatan, dinding, hingga rerumputan dan bebatuan di sekitarnya.
3. Myongdong street
Myeongdong adalah sebuah kawasan tinggal yang berada di Kota Seoul dengan populasinya 2.986 jiwa. Lokasinya berada diantara Chungmuro, Euljiro, dan Namdaemun-ro. Luasnya mencapai 0,91 km dengan sebagian besar wilayahnya adalah distrik bisnis dan komersil. Sebagai kawasan komersial, Myeongdong menjadi salah satu distrik belanja terbesar di Seoul dan juga tempat wisata utama Seoul.
4.National Museum of Korea
The National Museum of Korea
(국립 중앙 박물관) adalah museum unggulan dari sejarah Korea dan seni di Korea Selatan dan merupakan organisasi budaya yang mewakili Korea . Sejak berdiri pada tahun 1945, museum telah berkomitmen untuk berbagai kajian dan kegiatan penelitian di bidang arkeologi, sejarah, dan seni, dengan terus mengembangkan berbagai pameran dan program pendidikan.
Pada tahun 2012, dilaporkan bahwa sejak relokasi ke Distrik Yongsan pada tahun 2005, museum tersebut telah menarik kehadiran 20 juta pengunjung, atau lebih dari 3 juta setiap tahun yang menjadikannya salah satu museum yang paling banyak dikunjungi di dunia dan Asia dan paling banyak dikunjungi. di Korea Selatan. Sebuah jajak pendapat terhadap hampir 2.000 pengunjung asing, yang dilakukan oleh Pemerintah Metropolitan Seoul pada November 2011, menyatakan bahwa mengunjungi museum adalah salah satu kegiatan favorit mereka di Seoul. Ini adalah salah satu museum terbesar di Asia.
5. Namsan park
Taman Namsan adalah sebuah taman yang sangat populer untuk melakukan aktivitas hiking dan tempat untuk mendapatkan pemandangan pusat kota Seoul. Namsan berarti “South Mountain”, adalah sebuah taman terbesar di Seoul, dan dikunjungi lebih dari 20.000 orang setiap hari untuk mendapatkan pengalaman alam.
Taman Namsan buka selama 24 jam, namun untuk wahana tertentu mempunyai jam buka tersendiri. Untuk dapat menuju taman ini, para wisatawan dapat menggunakan bus, berjalan kaki, maupun dengan menggunakan Namsan Cable Car (kereta gantung) sehingga tak heran taman ini menjadi salah satu tempat wisata favorit di Korea Selatan.






Komentar
Posting Komentar